Kenapa Konten Media Sosialmu Sepi Like?
Bisnis Konten Instagram, Blog

Kenapa Konten Media Sosialmu Sepi Like?

Kenapa konten media sosialmu sepi like? Apakah sekarang kamu sedang mengalami hal ini? Kamu merasa bahwa kontenmu mulai menurun jumlah like, save, komen, dan share? Kamu mulai bertanya-tanya kenapa bisa engagementnya rendah. Padahal secara materi oke. Belum lagi kamu juga merasa sudah memberikan Call To Action pada tiap postingan. Nah, berikut solusi agar kamu tidak bertanya lagi tentang konten baik video atau foto memiliki sepi like.

Lantas apa yang menjadi masalah?

Bisa jadi ini disebabkan oleh konten yang kamu buat, tidak relevan dengan audiens. Oke, followermu banyak. Tapi kalau mereka tidak merasa sesuatu dari konten yang kamu buat, bisa apa? Sekarang begini saja. Ini yang aku pelajari dari Tiktok Live ya. Tapi aku merasa ini bisa dipakai di akun media sosial yang sedang kamu bangun. Ini untuk gambaran saja mengenai kata relevan ya.

Aku memang rutin melakukan live di Tiktok. Dan memang penontonku terbilang cukup banyak. Nah, sebagian besar dari mereka justru tidak atau belum mengikuti akunku. Tapi, lucunya mereka membeli apa yang aku tawarkan. Entah produk atau affiliate. Itu artinya, apa yang aku jual relevan dengan kebutuhan mereka. Misal aku menawarkan skincare yang bisa membantu masalah mereka. Dan mereka memang sedang mencari solusi itu. Mereka merasa apa yang kamu tawarkan bisa memberikan solusi. Ya, itu namanya relevan.

Begitu juga dengan konten. Bukan sekali dua kali, jasa konten yang aku kelola mendapatkan klien. Justru dari mereka yang tidak mengikutiku di media sosial. Aneh? Tidak. Lucu? Tidak juga.

Ya, mereka tidak ada keharusan sih untuk mengikutiku.

Nah, bagaimana dengan like ini? Kenapa video atau like sepi sekali ya? Seperti yang sudah aku jawab di atas. Ini bisa disebabkan dari faktor konten yang tidak atau kurang relevan dengan audience-mu. Semisal audience-mu ternyata kebanyakan memang tertarik sama skincare tentu tidak akan bisa kamu berikan konten tentang makanan. Bisa, sebenarnya. Tapi jumlahnya tentu tidak sebanyak kalau kamu berbagi konten tentang skincare.

Begitu juga kalau audience-mu suka dengan konten personal growth. Tentu mereka juga akan merasa tidak relate dengan konten yang membahas tentang kuliner. Bisa sih. Tapi tidak sesuai dengan kemauan sebagian besar dari audience-mu.

Mereka menonton, melihat, dan mengikuti karena konten yang relevan dengan mereka. Titik.

Riset Target Kenapa Konten Media Sosialmu Sepi Like

Nah, kamu perlu sekali melakukan riset targetmu. Riset audience-mu. Instagram dan Tiktok sendiri memiliki fitur tersebut. Yang paling aku suka justru berasal dari Tiktok. Karena aku bisa tahu siapa yang menyukai kontenku. Kalau aku menyasar soal skincare. Maka Tiktok akan memberitahuku, baik follower dan non followerku lebih menyukai produk yang seperti apa. Apa yang mereka suka. Tipe video yang disuka oleh follower dan non followermu apa saja.

Belum lagi kata kunci (berikut turunannya) apa yang paling banyak dibidik orang yang like di akunmu. Kalau ternyata dalam beberapa minggu hanya ada kata kunci itu. Segera buat konten sesuai kata kunci berikut turunannya.

Alat Analitik Untuk Mengetahui Kenapa Konten Media Sosialmu Sepi Like

Alat analitik ini sudah disediakan oleh media sosial. Hanya saja yang menurutku terbilang sederhana dan cukup membantu adalah alat analitik yang dimiliki oleh Tiktok. Alat analitik ini ada pada pengaturan ya.

Nah, buat kamu yang merasa kehabisan ide konten yang tepat agar konten media sosialmu tidak sepi like lagi. Kamu bisa membaca ini ya.

Semoga artikel ini bisa membantu memecahkan masalahmu ya.

(Visited 43 times, 1 visits today)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *